News

Lestarikan budaya Jawa, profesor asal AS dan Australia dapat penghargaan UNS

Merdeka.com – Dua profesor mancanegara akan mendapatkan award atau penghargaan budaya dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Kedua dosen senior tersebut dinilai memiliki komitmen mengembangkan budaya Jawa.

Prof Nancy K Florida dari Universitas Michigan, Amerika dan Prof George Quinn dosen senior dari Australia Nasional University, Canberra, Australia akan mendapatkan penghargaan Adikarya Anugraha Dharma Krida Budhaya.

Kepala Pusat Studi Javanologi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS, Prof Sahid Teguh Widodo mengatakan, Nancy dan Quinn akan mendapatkan penghargaan life achievement, atau prestasi sepanjang hayat.

“Mereka berdua memiliki dedikasi dalam mengkaji, mengembangkan, dan melestarikan budaya Jawa dalam berbagai bentuk dan aktivitas di luar negeri,” ujar Sahid, Rabu (25/10).

Selain kategori individu, penghargaan juga diberikan kepada institusi yang dinilai memiliki komitmen untuk mengembangkan budaya Jawa. Untuk kategori institusi, Leiden University, terpilih untuk menerima penghargaan.

Sahid menjelaskan, penghargaan budaya tersebut merupakan rangkaian acara UNS’s 1st Internasional Awards Summit on Javanese Culture (IASJC). Seminar tersebut bertema Water for Life – The Javanese Culture for The Global World.

“Ada 26 negara yang akan hadir di antaranya Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Hungaria, Turkmenistan, Singapura, Thailand serta Madagaskar,” jelasnya.

Pemberian penghargaan akan dilakukan pada 28 Oktober mendatang di Kampus UNS Solo. Acara tersebut juga sebagai bentuk pertanggungjawaban moral UNS yang dibangun di tengah pusat budaya Jawa.

Sekretaris LPPM UNS, Ari Setiawan, menambahkan dalam acara tersebut juga akan diluncurkan UNS Javanese Culture Metric dan Javanologi Journal on Javanese Studies.

“Javanese Culture Metric adalah sistem online yang memberikan pemeringkatan pada institusi dan individu yang dinilai memiliki kepedulian terhadap budaya Jawa,” katanya.

Sistem ini diluncurkan untuk dua tujuan yakni melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan UNS di kelas dunia. Pemeringkatan institusi ada sembilan kriteria diantaranya jumlah ahli budaya Jawa, koleksi tentang budaya Jawa, jumlah mahasiswa yang belajar budaya Jawa baik S1 hingga S3, serta jumlah buku-buku tentang Jawa. [cob]

Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress