News

Istana dan lokasi Asian Games 2018 dilengkapi detektor nuklir

Merdeka.com – Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Jazi Eko Istiyanyo mengungkapkan, kalau pihaknya telah memasang Radiation Portal Monitor atau portal pemantau radiasi radioaktif dan Radiological Data Monitoring System di lingkungan Istana Negara. Pemasangan ini atas arahan Presiden Joko Widodo.

“Di Istana atas arahan presiden sudah dipasangi RPM, radiasi portal monitor di tiga pintu gerbang. Di atap ada RDMS (Radiological Data Monitoring System) untuk memonitor radiasi lingkungan,” ujar Eko usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/9).

Dalam hal ini, Eko menjelaskan, kalau pihaknya telah menggelar workshop dan juga pelatihan untuk petugas keamanan di Istana Negara. Hal ini dimaksudkan untuk melatih petugas keamanan bila adanya kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Paspampres juga sudah dilatih untuk gunakan alat-alatnya. Sehingga kalau bapak presiden mau menghadiri suatu tempat, itu dibersihkan dulu sama dia (petugas keamanan). Diyakinkan bahwa nggak ada radiasi nuklir di situ. Sehingga keselamatan bapak presiden terjaga,” jelasnya.

Selain di Istana Negara, Bapeten juga akan ikut mengamankan Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta. Di mana diharapkan seluruh petugas keamanan nantinya dilengkapi detektor nuklir.

“Bapak dan ibu yang terlibat pengamanan akan kita lengkapi dengan detektor nuklir, dan kita membantu mengamankan itu nanti dari bahaya radiasi nuklir,” pungkasnya. [ded]

Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress