News

Gunung Agung berstatus awas, PDIP Jatim kirim relawan ke Bali

Merdeka.com – Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyatakan Gunung Agung di Karangasem, Bali dalam status awas. DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur mengirim tim relawan untuk membantu pengungsi.

“Malam ini kami memberangkatkan tiga mobil ambulans bersama 15 orang relawan dari Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDIP Jatim ke Bali,” terang Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari, Selasa (26/9) petang.

Selain mengirim tim, termasuk dokter dan paramedis, lanjutnya, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini juga mengirim bantuan obat-obatan, 300 ribu masker, tenda, dapur umum dan bahan makanan yang cukup untuk kebutuhan selama seminggu.

“Total bantuan yang kami kirim sekitar Rp 300 juta. Dana ini berasal dari DPD PDIP Jatim, Fraksi PDIP DPRD Jatim serta beberapa kepala daerah dari kader PDIP,” kata politikus yang juga ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur ini.

Saat ini, dari informasi yang diterima PDIP, total pengungsi dari ancaman erupsi Gunung Agung sudah mencapai sekitar 70 ribu orang yang tersebar di 301 titik di tiga kabupaten, yaitu Karangasem, Klungkung dan Gianyar.

Ketua Baguna DPD PDIP Jawa Timur, Gianto menjelaskan, tim relawan yang dikirim ke Bali ini sebagian besar sudah memiliki sertifikat Basarnas dan pengalaman membantu korban Merapi, Sibanung, Kelud dan yang lain. “Nantinya, tim ini akan fokus pada tiga bidang, yaitu kesehatan, dapur umum dan SAR,” katanya.

Namun masih kata politikus asal Pacitan, untuk saat ini, kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi adalah masker dan air bersih. “Makanya kami sengaja bawa 300 ribu masker dengan harapan bisa membantu kebutuhan warga karena masker sulit didapat di sana,” ucapnya.

Selain mengirim tim relawan ke Bali untuk bergabung dengan relawan PDIP yang ada di Pulau Dewata, DPD PDIP Jawa Timur juga menginstruksikan kader partai di wilayah Tapal Kuda seperti Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang dan daerah lainnya, untuk melakukan langkah antisipasi.

“Ini dimaksudkan jika nantinya Gunung Agung benar-benar meletus dan berdampak di masing wilayah yang ada di Tapal Kuda, kita sudah melakukan antisipasi dini,” tandas Gianto diamini Sri Untari. [cob]

Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress